Dosen Pendidikan Ekonomi Ungkap Potensi Perekonomian Desa Wisata -->

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

deskripsi gambar

Dosen Pendidikan Ekonomi Ungkap Potensi Perekonomian Desa Wisata

Redaksi
3/9/19

Lombok Timur - Acara acara rapat khusus dosen Prodi pendidikan ekonomi, membedah perekonomian desa sekabupaten lombok timur. 09/03/209

Dalam acara tadi dihadiri oleh 9 dosen pendidikan ekonomi diruangan maitting room universitas hamzanwadi. Didalam acara tersebut kaprodi pendidikan ekonomi, Danang Prio Utomo menyampaikan acara ini adalah bentuk partisipasi dalam meningkatkan proses pembelajaran yang khususnya di prodi ekonomi.

Data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (KEMENPAREKRAF) menunjukkan bahwa saat ini di Indonesia terdapat banyak desa wisata ini meningkat tajam. Undang-ndang RI Nomor 10 Th. 2009 Tentang Kepariwisataan Pasal 4 manyatakan bahwa pariwisata bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Dampak dari perkembangan desa wisata tersebut, kemudian tumbuh peluang berwirusaha bagi masyarakat sekitar.

 Lahan usaha yang dapat tumbuh antara lain makanan, minuman khas tradisional, cindera mata khas daerah, jasa transportasi, jasa penginapan, warung lombok timur dan lain-lain.

Keberadaan desa wisata tentu saja membawa manfaat yang besar untuk masyarakat asli desa tersebut, jika mereka mampu memanfaatkan peluang dan mampu memberdayakan sumber daya yang ada.

 Pemberdayaan masyarakat menjadi sarana untuk mampu mewujudkan desa wisata yang mandiri. Masyarakat setempat dilibatkan penuh dalam pengelolaan desa wisata tersebut, sehingga pendapatan yang diperoleh mampu dinikmati oleh masyarakat lokal.

Untuk mengetahui keberhasilan potensi desa wisata dalam menumbuhkan peluang wirausaha dan pemberdayaan Iingkungan serta mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilannya, dosen dan mahasiswa  Pendidikan Ekonomi Fakultas Ilmu Sosial dan ekonomi Universitas Hamzanwadi yang terdiri dari Danang prio utomo MM,  Dr.  Muhammad Ali M.Si, Muhammad rafi'i M.Pd, Huzain jailani M.Pd, Farhana muhammad M.Pd, Isfi sholihah M.Si, Drs. Agus riswanto M.Pd, Fahrudin M.Pd dan Quratul aini M.Pd. melakukan penelitian tentang Potensi Desa Wisata Dalam Menumbuhkan Peluang Wirausaha dan Pemberdayaan Lingkungan.

Saliman menjelaskan, pengembangan desa wisata merupakan salah satu langkah untuk membuka lapangan pekerjaan, peluang wirausaha, dan pengelolaan Iingkungan. Desa wisata merupakan desa wisata yang tergolong mandiri.

 Kontribusi desa wisata dalam membuka peluang wirausaha bagi warga setempat telah terbukti dimana desa wisata tersebut memberikan banyak lahan praktik bagi masyarakat setempat yang ingin memperoleh penghasilan. Kegiatan masyarakat yang produktif setelah adanya desa wisata diantaranya adalah ada yang berjualan makanan ringan, membuka warung makan, menawarkan jasa homestay, dan menambah pekerjaan tambahan menjadi seorang pemandu wisata.

“pengembangan desa wisata juga memiliki potensi kekayaan budaya dari manusia yaitu kesenian kuntulan dan campursari. Kesenian kuntulan dan campursari merupakan kesenian yang sudah ditekuni masyarakat sejak sebelum adanya desa wisata. Masyarakat memasukan potensi tersebut kedalam paket wisata dengan harapan nantinya wisatawan dapat menikmati dan mempelajari kesenian kuntulan dan campursari. Potensi Desa wisata menjadi jembatan masyarakat untuk meningkatkan perekonomiannya, khususnya para pengrajin. Promosi yang dilakukan baik pengelola maupun perseorangan mampu mendatangkan keuntungan tersendiri, ungkapnya.
(fais cr.)