Ogoh-Ogoh di Jembatan Kembar diharapkan Jaga Keharmonisan -->

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

deskripsi gambar

Ogoh-Ogoh di Jembatan Kembar diharapkan Jaga Keharmonisan

Redaksi
3/6/19

Lombok Barat, LombokFokus.Com- Antusiasme umat Hindu pada pelaksanaan pawai Ogoh-Ogoh merupakan indikasi dari terjaminnya rasa kebebasan dalam melakukan ekspresi ritual keagamaan di negara Kesatuan Republik Indonesia yang memiliki keragaman agama, budaya dan profesi hingga pilihan politik.

Kemeriahan pawai Ogoh-Ogoh tidak hanya dimeriahkan oleh umat Hindu yang berada di perkotaan, melainkan juga kemeriahan tersebut dirasakan sampai ke Desa, seperti halnya Desa Jembatan kembar yang berada di wilayah kecamatan Lembar. Desa Jembatan Kembar tidak hanya terdiri dari umat Islam saja, melainkan juga memiliki penduduk yang memluk agama Hindu.

Pawai Ogoh-ogoh untuk menyambut hari Raya Nyepi yang dimeriahkan oleh Dusun Karang Anyar dan Dusun Kuranji Desa Jembatan Kembar dilepas secara simbolik oleh Amirullah selaku Kepala Desa Jembatan Kembar. (6/3)

Dalam sambutannya Amirullah menyampaikan pesan, "Untuk merawat keharmonisan kita dalam berbangsa dan bernegara tentu sudah menjadi kewajiban bagi bangsa untuk saling menghargai dan menghormati antar golongan dalam konteks berbangsa dan bernegara, sebab berdirinya NKRI tidak hanya diperjuangkan oleh satu identitas agama dan identitas sosial tertentu, melainkan semua rakyat Indonesia yang sarat akan keberagaman yang bersatu dalam kata Indonesia".

Amirullah selaku kepala desa terpilih priode 2018-2024 juga berharap, masyarakat Desa Jembatan Kembar tetap bersatu untuk sama-sama memajukan Desa dan bekerjasama dengan pemerintah Desa untuk mengedepankan proses musyawarah dalam memberikan masukan, kritik serta solusi untuk kepentingan bersama guna terwujudnya Desa Jembatan Kembar yang Transparan, Aman, adil, maju dan sejahtera.