Pemerintah Perlu Membangun Pariwisata dan Ekonomi Pro Rakyat -->

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

deskripsi gambar

Pemerintah Perlu Membangun Pariwisata dan Ekonomi Pro Rakyat

Redaksi
3/1/19

Mataram, LombokFokus.Com - Kesepakatan penyelenggara event Moto GP, Drona Group dengan PT ITDC yang menetapkan kawasan wisata The Mandalika di Lombok Tengah sebagai lokasi MogoGP 2021, disambut hangat pemerintah dan masyarakat Lombok, NTB.

Lembaga Kajian Ekonomi Pariwisata NTB (EKOPAR) mengadakan diskusi terkait potensi yang ada di Nusa Tenggara Barat khusunya di bagian Ekonomi Kemasyarakatan. (01/03)
Kiri (Lalu M. Kazwaini) kanan (Usman)  saat berdiskusi di Kopi Proletar Kekalek,  Mataram (01/03) 

Keberadaan Mandalika sebagai pariwisata perlu respon serius dari berbagai kalangan termasuk mahasiswa, pemberdayaan masyarakat harus dilakukan sehingga para masyarakat bisa menerima dampak langsung dari keberadaan The Mandalika dan Moto GP.

Lalu M. Kazwaini selaku praktisi ekonomi mikro yang membina 7000 lebih Kepala Keluarga melalui BMT berpendapat, pemerintah perlu merespon dengan cara membuat Pariwisata dan Ekonomi yang Pro Rakyat. " Pemerintah harus membuat pariwisata yang pro rakyat dan ekonomi pro rakyat" Ungkap Kazwaini yang akrab dipanggil Juen.

Menurutnya para mahasiswa dalam menyikapi Moto GP 2021 harus mempersiapkan diri dan masyarakat. " Pembinaan perlu dilakukan agar Pribumi tidak menjadi penonton di tanah sendiri." Ungkap Juen yang dulu aktif menjadi aktivis pergerakan.

Selain itu para mahasiswa tentunya memberikan pembinaan dan pemahaman serta memberikan sumbangsih kepada para stakeholder.

Kajian tentang ekonomi dan pariwisata perlu dilakukan mahasiswa selaku agen of change sehingga bisa bermanfaat di masyarakat. Usman selaku ketua Lembaga Kajian Ekonomi Pariwisata (EKOPAR) NTB tentunya ingin membangun daerah melalui forum kajian. " Kita buat forum ini sebagai wadah menimba ilmu untuk para aktivis sehingga ada bekal dalam membina masyarakat, tentu juga sebagai forum untuk memberikan sumbangsih pemikiran demi daerah tercinta. " Ungkap Usman Abidin.

(Bt)