Pemerintah Serius Bersihkan Sampah, 2023 NTB Bersih -->

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

deskripsi gambar

Pemerintah Serius Bersihkan Sampah, 2023 NTB Bersih

Redaksi
3/15/19

Mataram, Lombokfokus.Com – Lembaga Kajian Ekonomi dan Pariwisata (EKOPAR) Nusa Tenggara Barat menggelar diskusi terkait dengan sampah dan pengaruhnya terhadap perkembangan pariwisata di Nusa Tenggara Barat.

Acara yang digelar dengan diskusi santai tentang sampah di daerah nusa tenggara barat mendatngkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Nusa Tenggara Barat ( Dani Mukarrom) dan penulis “ Pariwisata NTB Mati Suri” yakni Suaeb Qury di Kopi Proletar. Jum’at (15/3/19).

Menurut Usman Abidin bahwa Diskusi tentang sampah ini perlu dilaksanakan menangapi banyak event yang digelar di Nusa Tenggara Barat. “ Diskusi ini penting dilakukan mengingat NTB terpilih menjadi tempat pelaksanaan Moto GP 2021, dan program Zero Waste yang digembar-gemborkan Gubernur Nusa Tenggara Barat” Ungkap Usman Selaku Ketua Lembaga Kajian EKOPAR NTB.

Lebih lanjutnya lagi, ia berharap pemerintah bisa bekerjasama bersama mahasiswa untuk menyadarkan masyarakat tentang kebersihan untuk mewujudkan NTB yang bebas sampah
Kadis Lingkungan Hidup, Dani Mukarom dihadapan peserta diskusi mengungkapkan bahwa sampah bukanlah persolan sepele namun sampah persoalan yang serius yang harus diselesaikan bersama-sama.

“ sampah itu tidak sesederhana yang dipikirkan, setiap orang bisa menghasilkan sampah setiap harinya sampai 0,7 Kg per harinya” ungkapnya


Menurutnya bahwa sampah di NTB hanya bisa diserap 18% dari 300 Ton sampah dan sisanya 82% berada di lingkungan dan sungai. Ini tugas berat pemerintah nusa tenggara barat dibidang lingkungan.

Dari pemaparannya, ia menjelaskan bahwa pemerintah Nusa Tenggara Barat melalui Zero Waste mempunyai visi 2023 NTB bersih, maka dari itu pemerintah membutuhkan support dalam pembentukan Perda Zero waste.

Adapun isi dari perda yang dibuat berisikan Sistem pengelolaan sampah dan Teknologi Pengelolaan sampah, pemerintah nusa tenggara Barat menawarkan Bank Sampah yang dikelola langsung oleh BUMDes maupun masyarakat setempat sehingga sampah menjadi berkah.
“ konsep kami kedepan, sampah jadi berkah dan Jualah sampah pada tempatnya” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup.

Suaeb Qury juga angkat bicara tentang sampah, menurutnya kesseriusan pemerintah dalam program zero waste perlu dukungan dari berbagai pihak. “ Keseriusan Oemerintah tanpa di topang kekuatan Civil Secoity tidak mungkin terlaksana”. Ungkapnya

Lebih lanjutnya lagi, suaeb qury menambahkan bahwa pemerintah perlu membangun bebrapa hal untuk mewujudkan program Gubernur NTB. “ pemerintah perlu membangun bebrapa hal untuk membangun daerah yakni Human Resurce, Cultur Resurce, dan Natural Resurce”. Ungak Suaeb.