Pilihan Yatopa Jelas, Tuan Guru Fadli Tohir: Jamaah Yatopa Pilih 01, bukan Himbauan tapi Perintah. -->

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

deskripsi gambar

Pilihan Yatopa Jelas, Tuan Guru Fadli Tohir: Jamaah Yatopa Pilih 01, bukan Himbauan tapi Perintah.

Redaksi
4/2/19

Lombok Tengah,- Silaturrahmi KH. Ma'ruf Amin ke Yayasan Pondok Pesantren Attohiriyah (Yatopa) Bodak merupakan silaturrahmi antar dua sahabat. Maklum, ketika Tuan Guru Fadil Tohir menjadi wakil rakyat di MPR, keduanya bersahabat hingga sekarang.
"KH.Ma'ruf Amin merupakan guru, sekaligus sahabat saya semenjak tahun 1997 yang lalu, beliau itu profesor dibidang Ekonomi syari'ah, lebih alim dari pada saya". Ungkap Tuan Guru Fadil.

 Tuang Guru Fadil sempat menceritakan nostalgia bersama sang Kiyai yang kini menjadi Cawapres Jokowi, beliau menceritakan "terlepas dari pandangan orang lain, bertemunya dua sahabat dengan senggang waktu yang lama, beliau seorang kiyai yang besar, seorang profesor, saya hanya tuan guru- tuan guruan, beliau berkenan mendatangi kami, mengunjungi kami, apakah alasan saya untuk sombong, tidak tunduk dan tidak hormat serta takzim kepada beliau." Jelas TGH.Fadli.

Terlepas dari isu yang lain yang mengatakan bahwa TGH. Fadli Tohir mendukung Prabowo, beliau menjelaskan bahwa "saya tidak menafikan bahwa saya beserta keluarga besar Yatopa mendukung Prabowo-Sandi, akan tetapi respon dari paslon 02 tidak ada, kami tidak mempunyai ikatan sekecil apapun, jangankan komunikasi, dalam bahasa kasarnya, sebiji rokok pun kami tidak mempunyai ikatan dukungan terhadap isu tersebut, saya memang pernah mendapat undangan untuk menghadiri acara kedatang pak Prabowo di Mataram beberapa hari yang lalu, akan tetapi hanya sebatas surat, jadi, sebagai masyarakat yang baik tentu akan menghadiri undangan dari siapapun." Ungkap TGH. Fadil.

TGH. Fadli Tohir juga menjelaskan bahwa semenjak tahun 2014, beliau sudah mendukung Jokowi walaupun pada saat itu, sahabatnya yakni KH.Ma'ruf Amin belum pernah berkomunikasi langsung.
"Pasal dukungan ke Pak Prabowo merupakan pasal dan hal untuk mencoba mengikuti arus masyarakat jamaah yang memilih Prabowo, akan tetapi jamaah Yatopa ternyata belum hanyut terhadap pilihan mereka, karena tidak di dukung oleh perbuatan yang memadai dari paslon No. 02 Prabowo-Sandi, baik dari infrastruktur maupun yang lain, setelah kami musyawarahkan di internal jamaah Yatopa, maka kami berkesimpulan untuk melawan arus alias tidak memilih Prabowo-Sandi, sebab secara hukum agama, tidak Haram hukumnya untuk berpindah pilihan sehingga dengan ucapan Bismillahi, amantubillahi, tawakkalna ala allah, saya Haji Fadli beserta seluruh jamaah Yatofa bertekad dan berniat untuk mendukung serta memilih pasangan Ma'ruf Amin yang berpasangan dengan Jokowi di Pilpres 2019, jadi pintu masuk kami adalah melalui KH.Ma'ruf Amin". Ungkap TGH Fadli

Hubungan yang dekat sepertinya menjadi faktor dukungan seluruh jamaah Yatofa untuk KH. Ma'ruf Amin, sebab menurut Tuang Guru Fadil, ada hal yang sampai sekrang tidak bisa dilupakan yakni masalah kebersamaan dua tokoh tersebut ketika di MPR RI " satu hal yang sampai saat ini tidak bisa saya lupakan yakni, kebersamaan kami sewaktu di MPR RI, saya masih ingat ketika beliau membawa asam manis yang beliau bawa ke hotel Mulia, sarapan pagi disana, lalu beliau bagikan dan saya taruh biji asam tersebut di komplek Pondok Pesantren dan masih sampai sekarang dan berbuah, dan di antara banyak teman yang dekat dulu di MPR, yang paling dekat dengan saya adalah beliau.". Ungkap TGH. Fadil.

Dalam hal prosfek dukungan, Jamaah Yatofa melalu TGH. Fadli menyatakan bahwa " saya dan jamaah tidak mengharapkan apapun, saya beserta jamaah lillahitaala mendukung beliau sebagai rasa takzim, hormat kepada ke ulamaan beliau, ke aliman beliau". Cetus Tuan Guru.