PMII Lombok Timur Akan Gelar Sarasehan Hartiknas Pasca Pemilu 2019, Komitmen Jaga Persatuan Nasional -->

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

deskripsi gambar

PMII Lombok Timur Akan Gelar Sarasehan Hartiknas Pasca Pemilu 2019, Komitmen Jaga Persatuan Nasional

Redaksi
5/17/19

Lombok Timur - Situasi suhu politik belum juga reda pasca pelaksanaan Pemilu serentak 2019. Hal ini dikarenakan dua pasangan calon (paslon) yang berlaga di Pilpres masing-masing terus saling menuding, bahkan merembet kesemua lini tatanan berbangsa dan bernegara kita, ditambah munculnya stetman-stetman akan ada gerakan “People Power”, dan maraknya di media sosial berita yang terus mempertentangkan bahkan membelah kehidupan masyarakat kita, ada 01 dan 02 terus saja bermunculan, meme nyinyir saling menuduh dan tebaran berita yang belum jelas asalnya terus semakin meningkatkan situasi dibawah, para elit seharusnya ikut andil meredam tensi pertentangan ini pasca pelaksanaan Pemilu 2019, dengan menyerukan kembali kepada 03 Persatuan Indonesia, Persatuan Nasional. Tidak ada lagi kubu 01 dan kubu 02.

Melihat situasi yang memperihatinkan itu, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Lombok Timur, melalui Pengurus Komisariat PMII Institut Agama Islam Hamzanwadi Nahdlatul Whatan Pancor (PK PMII IAIH NW Pancor), Lombok Timur rencana akan menggelar “Saresehan Hari Kebangkitan Nasional (Hartiknas) Pasca Pemilu 2019”, yang akan di laksanakan pada Senin, 20 Mei 2019 di Gedung Pemuda dan Mahasiswa Lombok Timur. Kegiatan tersebut rencana akan mengangkat tema “Seruan Rekonsiliasi Nasional Pasca Pemilu dan Jaga Kantibmas serta Waspada Berita Hoax Sebagai Ancaman Kemanan Nasional dan Disentegrasi Bangsa”. Melihat kondisi kehidupan berbangsa kita yang masih terbelah menjadi kubu-kubuan, 01 dan 02, padahal Pemilu 2019 sudah dilaksanakan,
PC PMII Lotim melalui Ketua II Eksternal PMII Cabang Lombok Timur, Ali Satriadi mengatakan Pemilu serentak 2019 merupakan salah satu momen krusial dalam perjalanan bangsa mencari pemimpin, kami perihatin dan sedih melihat kondisi masyarakat dibawah masih terbelah dan berkubu-kubuan, padahal Pemilu sudah selesai, tinggal kita bersabar menunggu keputusan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI).

Ia berharap semua peserta pemilu dapat menahan diri untuk tidak berbuat dan melakukan hal-hal yang berpotensi menimbulkan kerusuhan.
“Benar kami dari sahabat-sahabat PMII Lotim, melalui Kom PMII IAI Hamzanwadi NW Pancor akan mengadakan Saresehan Hari Kebangkitan Nasional Pasca Pemilu 2019 pada tanggal 20 Mei ini, di akhir acara kami juga akan mengadakan deklarasi menyerukan semua pihak tidak ada lagi kubu 01 dan 02, yang ada hanya 03 yakni Persatuan Indonesia, sebagaimana yang tertuang dalam Sila 3 Dasar negara kita, Pancasila”, Paparnya Ali saat dimintai keterangannya melalui telpon, Sabtu (18/5).


Lanjut ali mengatakan bahwa acara tersebut kami akan mengundan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkominda) Kabupaten Lombok Timur, yakni Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD, Kapolres, Dandim 1615, KPUD, Bawaslu, Kejaksaan. Serta selain dari unsur Forkominda kami juga mengundang unsur Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), OKP, dan Pers.
“Ya, kami undang semua unsur Forkominda, OKP-OKP, Ormas seperti NU, NW, HMI, LMD, FMN, Pemuda NW, Pemuda Muhammdiyah, IPNU, Karang Taruna dan simpul-simpul organisasi kemsyarakatan untuk sama-sama kita hadiri dan menyerukan segera rekonsiliasi nasional, melawan berita hoaks yang terus menjadi racun dalam kehidupan berbangsa kita” tambahnya.

Dilain pihak, Koordinator Lintas Pemuda Lombok Timur, Irwan Safari mengatakan Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada 20 Mei ini agar di jadikan titik balik dan momentum pasca perhelatan pesta demokrasi terbesar di Indonesia, untuk tetap berkomitmen menjaga nilai persatuan dan kesatuan. Sebab, perbedaan pilihan telah membuat masyarakat selama ini terpecah belah.
‘’Siapapun nantinya yang terpilih memimpin negara ini, haruslah kita hormati. Sebab, mereka semua adalah putra terbaik bangsa. Mari sama-sama kita jaga persatuan dan kesatuan, ayok kembali ke sila ke-3 Pancasila, Persatuan Indonesia. Bersama kita kuat, bersama kita hebat demi Indonesia ini rumah besar kita,’’ imbuhnya.

Acara tersebut akan fokus pada menyerukan kepada masyarakat untuk tidak melakukan gerakan-gerakan Inkonstitusional, Menjaga Persatuan dan Kesatuan, Melawan Berita Hoax dan ajakan untuk tetap menghormati kerja-kerja penyelenggara Pemilu dan bersabar menunggu keputusannya.