LKNU, IPNU dan EF Santuni Yatim dan Lansia di Ponpes Mahimul Munir Pandan Indah -->

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

deskripsi gambar

LKNU, IPNU dan EF Santuni Yatim dan Lansia di Ponpes Mahimul Munir Pandan Indah

11/28/19

Loteng  | Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Yayasan Endri Foundation (LKNU, IPNU, EF) gelar santunan anak yatim dan lansia di Ponpes Mahimul Munir Desa Pandan Indah Lombok Tengah. Kamis, (28/11/2019).

Hadir masyarakat ibu-ibu lansia dan anak yatim masing-masing perwakilan dusun di desa Pandan Indah Kecamatan Praya Barat Daya Lombok Tengah. Hadir langsung Sekretariat LKNU NTB sekaligus tim EF praya Barat Daya Muazzim, Sekretaris PW IPNU NTB Baharudin beserta pengurus IPNU yang lainnya.

Sekretaris IPNU NTB Baharudin mengatakan bahwa, alhamdulillah kegiatan ini terlaksana atas kolaborasi dengan LKNU dan EF, dan ini merupakan kegiatan pertama di Lombok Tengah. Berikutnya di Kabupaten lain di NTB.

"Alhamdulillah kita bisa berbagi, semoga tercatat sebagai amal ibadah dan sebagai bentuk eksistensi organisasi IPNU, NU khususnya di NTB," ungkapnya.

Sementara itu Sekretariat LKNU NTB Muazzim menyatakan, EF sudah banyak mendistribusikan berbagai macam bantuan, mulai dari kursi roda, tongkat dan membantu warga yang sakit.

"Tadi juga kami gelar kegiatan bagikan tongkat bagi ibu-ibu lansia yang tidak bisa jalan. Semoga bermanfaat untuk semua warga kita," terangnya.

Pimpinan Ponpes Mahimul Munir Desa Pandan Indah H. Mahimudin menyampaikan rasa terimakasih kepada IPNU, LKNU dan EF telah menggunakan Pondok sebagai ajang santunannya.

"Semoga kedepan terus bisa bersinergi dengan Lembaga dan Banom NU, lebih-lebih kami yang ada di Ponpes NU dan Ranting NU di Desa," ujarnya.

Ibu Menak salah satu warga Lansia desa Pandan Indah mengucapkan terima kasih, karena telah diberikan bantuan. Dirinya sangat terbantu dengan kegiatan yang dilaksanakan oleh IPNU, LKNU, dan EF.

"Terima Kasih, kami sangat senang dan bahagia, LKNU, IPNU dan EF bisa berbagi bersama kami yang membutuhkan bantuan," tutur ibu menek.