Perkuat Dakwah Media Online, LTN NU Loteng Bentuk Madrasah Literasi Digital dan Gelar Pelatihan Videografi -->

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

deskripsi gambar

Perkuat Dakwah Media Online, LTN NU Loteng Bentuk Madrasah Literasi Digital dan Gelar Pelatihan Videografi

2/11/20

Praya | Lembaga Ta’lif Wan Nasyr (LTN) Nahdlatul Ulama Kabupaten Lombok Tengah kembali menggelar Madrasah Literasi Nahdlatul Ulama (MARIDI NU) dengan tema menarik, “Kreatif Memproduksi Konten Video untuk Media Sosial dan Youtube” pada Selasa, (11/2/2020) di Aula PCNU Kabupaten Lombok Tengah.

Kegiatan yang dijuluki Maridinu Akbar ini diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari Admin-admin Media Sosial dan Youtube Lembaga, Badan Otonom dan Pengurus Pondok Pesantren yang berada dibawah koordinasi PCNU Kabupaten Lombok Tengah.

Ketua LTN NU Lombok Tengah Ahmad Jumaili mengatakan, Maridinu kali ini adalah gelaran Maridinu yang ketiga setelah baru lalu kegiatan yang sama juga dilaksanakan di Desa Pandan Indah, Praya Barat Daya.

“Maridinu kali ini sangat spesial karena selain untuk memeriahkan Peringatan Hari Lahir (HARLAH) Nahdlatul Ulama yang ke 94 Lombok Tengah, juga tema yang diambil sedang tren-trennya, produksi konten video youtube” Ungkapnya.

Ditambahkan Jumaili, Youtube saat ini menjadi salah satu media sosial paling popular bahkan menggeser Facebook dan Instagram. Ia mengungkapkan, dari 150 juta pengguna sosial media di Indonesia terdapat 88 persen pengguna yang lalu lalang di flatform youtube.

“Ini potensi sekaligus tantangan bagi kita warga NU, selama ini dakwah kita konvensional dan sangat sedikit yang menggunakan youtube, padahal jama’ah milenial ngumpulnya disitu. Akhirnya, video-video keagamaan diisi Wahabi. Maka saatnya generasi muda NU ambil alihm kuasai dan isi flatform berbasis video dengan dakwah Ahlussunnah Wal Jama’ah” Tandasnya. 

Senada dengan itu, salah seorang pemateri Maridinu Akbar Abdul Latif Apriaman mengatakan, penguasaan media sosial terutama youtube mutlak dibutuhkan generasi milenial NU, sebab dakwah dan transformasi informasi saat ini sangat didominasi flatform ini.

“Kelemahan kita pada budaya tulis dan lebih kuat di budaya tutur harus ditransmisikan melalui kegiatan videografi sesederhana apapun, karena di Youtube ini, gagasan khususnya ke kalangan milenial paling cepat sampai” Ungkapnya.


Latif yang juga Kontributor media internasional Reuter ini mengungkapkan, sikap tasamuh dan tawazun serta islam Moderat yang dikembangkan Nahdlatul Ulama jangan sampai kalah saing dengan kelompok islam garis keras dan mengkampanyekan Islam dengan saklek.

“Saya prihatin, dari sekian kata kunci tentang keagamaan, tentang kebudayaan misalnya, dikuasai oleh kelompok-kelompok itu, dan sangat sedikit warga NU berupaya menyainginya, maka saya sangat senang kegiatan yang dilaksanakan LTN NU ini” Tambah Latif.

Setelah Maridinu tiga ini, LTN NU Lombok Tengah akan menggelar Kontes Video Kreatif dengan tema “Khazanah Islam Nusantara dalam Tradisi Sasak”. Para peserta kontes diminta membuat video tentang sejarah, ajaran, kisah tokoh, situs peninggalan, manusktrip dan makam para ulama di Lombok. LTN NU Lombok Tengah akan mengambil tiga pemenang dengan hadiah Jutaan rupiah.