Cafe Tuak di Batukliang Loteng ditutup Paksa, Cewek Pakai Hijab diamankan -->

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

deskripsi gambar

Cafe Tuak di Batukliang Loteng ditutup Paksa, Cewek Pakai Hijab diamankan

5/26/20

Batukliang | Puluhan Warga Desa Selebung, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, Senin (25/5) pukul 20.00 Wita menutup paksa rumah yang diduga dijadikan tempat penjualan minuman keras tradisional jenis tuak. Warga juga sempat membakar sebuah berugak yang ada di dalam cafe tuak milik RS (41) dan MZ (48) warga Desa Selebung.
Kapolsek Batukliang, IPTU Gede Gisiyasa yang dikonfirmasi membenarkan adanya penutupan paksa cafe tuak tersebut. 
"Banyak warga yg datang ke Polsek minta ditindak pelaku penjual miras"
“Sudah kita tutup dan pemiliknya sudah diamankan ke Polres Lombok Tengah,” ujar IPTU Gede Gisiyasa kepada wartawan, Selasa (26/5).
Warga merasa terganggu dengan adanya cafe tuak itu, sehingga melakukan penutupan dan warga juga sempat merusak fasilitas di cafe tuak dan membakar   Beruntung tidak ada korban jiwa setelah pihaknya bersama anggota turun langsung ke TKP untuk melakukan penutupan dan mengamankan pemilik cafe untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan
“Ada satu wanita juga diamankan yang sedang minum di TKP dan empat unit sepeda motor,” jelasnya.
Sebelum masyarakat menuju Polsek Batukliang, masyarakat tersebut sempat singgah di lokasi kedua yang diduga sebagai lokasi penjualan minuman keras tradisional jenis tuak yaitu Dusun Lendang Paok dan dusun Selebun II, Desa Selebung.