Pemuda dan Mahasiswa dalam Lingkar Politik Pilwalkot Mataram, PMII Mataram Adakan Webinar PILKADA -->

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

deskripsi gambar

Pemuda dan Mahasiswa dalam Lingkar Politik Pilwalkot Mataram, PMII Mataram Adakan Webinar PILKADA

7/23/20


Batukliangnews|| Mataram, Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC. PMII) Kota Mataram menggelar diskusi publik daring via zoom aplikasi membahas tentang sinergisitas antara penyelenggara Pemilu, KPU Kota Matara., Bawaslu Kota Mataram, Kapolresta Mataram dan Anggota DPRD Provinsi NTB, dengan Tema "Pemuda dan Mahasiwa dalam Lingkar Politik Pilwalkot Mataram".,

Herman jayadi (Ketua PC PMII Kota Mataram) dalam sambutan pembukanya menyatakan, kegiatan ini bermaksud untuk songsong Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Mataram, agar Pemuda dan Mahasiswa dapat berperan aktif dan berkontribusi mengkawal pesta demokrasi Kota yang dihelat 5 tahun sekali tanpa ada isu HOAX dan SARA dan Politik Uang, yang mencedrai nilai dan norma tatanan berdemokrasi.

Hasan Basri (Ketua Bawaslu Kota Mataram) pada materinya menyampaikan bahwa pentingnya mahasiswa menjalin kerjasama dengan Bawaslu untuk mengawasi berjalannya pemilihan serentak Kepala Daerah se-NTB di 2020 ini. Mahasiswa mempunyai peranan penting yaitu sebagai Agen pengawasan dalam menyampaikan Informasi yg positif dan agen pencegahan untuk sama-sama menjaga netralitas penyelenggara, ASN, TNI dan POLRI, lanjutnya

M. Husni Abidin (Ketua KPU Kota Mataram) pada uraiannya selaku narasumber mengungkapkan, dalam menjalankan tugas suci yang mulia, KPU Mataram akan menjaga kualitas dan integritas pada pesta Pilwakot Mataram, agar berjalan sesuai rull keadilan tanpa ada kecurangan dan pandang bulu. Sehingga  bersama dengan itu KPU Kota Mataram mengajak kepada seluruh elemen masyarakat baik pemuda dan mahasiswa agar sama-sama mensosialisasikan dan memberikan pemahaman-pemahaman tahapan pemilu, sekalipun tengah dihadapkan dengan Corona, yang tentunya akan tetap mengutamakan protokol kesehatan COVID-19, imbuhnya.

Kombes. Pol.Guntur herditrianto S.IK (Kaporesta Mataram), Polresta Mataram memulai dengan mengutip kalimat dari Soekarno "Berikan aku 1000 orang tua akan kucabut Gunung Semeru dari akarnya,  berikan aku 10 pemuda, maka akan kuguncangkan dunia. Dari kalimat tersebut, besar harapan Kapolresta Kota Mataram mengajak semua elemenen masyarakat, baik pemuda dan mahasiswa untuk mematuhi aturan-aturan yang sudah ditetapkan, serta harus ikut berpartisipasi secara intens dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang maupun sesudah PILKADA/PILWALKOT, karena mahasiswa merupakan generasi intelektual penerus masa depan aset bangsa yang harus tetap menjaga kondusifitas wilayah, serta tidak mengedepankan adu fisik melainkan adu ide gagasan positif, katanya.

Akhdiansyah S.HI., (Anggota DPRD NTB Fraksi-PKB)  mengutarakan bahwa Pilkada/Pilwalkot ini merupakan momentum memilih pemimpin yang mempunyai kualitas, elektabilitas dan integritas tinggi. Pesta Demokrasi ini sebagai bentuk kekuatan Rakyat dalam tata ruang demokrasi yang memberikan kebebasan berpendapat, berekspresi Rakyat dengan haknya memilih siapa saja sebagai calon pemimpin selama memenuhi syarat, yang sudah barang tentu harus dipilah dan dipilih dari semua sisi baik buruknya, tutup Yongki " Guru To'i" sapaan akrabnya.