Satu Mahasiswa Ikut Ujian Skripsi, Ini Harapan Kaprodi Pemikiran Politik Islam -->

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

deskripsi gambar

Satu Mahasiswa Ikut Ujian Skripsi, Ini Harapan Kaprodi Pemikiran Politik Islam

1/10/21


Mataram | Program Studi Pemikiran Politik Islam (PPI) Universitas Islam Negeri Mataram (UIN) Mataram menggelar ujian Skripsi Perdana. Ujian tersebut berlangsung di Gedung Fakultas Ushuluddin UIN Mataram, Senin, (11/01/2021).


Ketua Program Studi (PPI Zakaria) Ansori mengaku bangga, walaupun Prodi PPI tergolong Program Studi yang baru lahir di UIN Mataram tapi mampu bersaing dengan Prodi lain.


"Kami selaku prodi sangat berbangga dan sekaligus sebagai penguji, saya bersyukur bisa melihat langsung bagaimana mahasiswa-mahasiswi kami mengikuti proses ujian. Dengan segala amunisi yang kita miliki di program studi dan memberikan motivasi kepada adik-adik mahasiswa dan mahasiswi untuk  segera menuntaskan, Alhamdulillah hari ini membuahkan hasil dan ini adalah ujian pertama dan mendapatkan nilai yang terbaik." Katanya.


"Rahma (mahasiswa yang di uji) juga begitu terlihat antusias walaupun di dalam beberapa hal tidak begitu menguasai akan tetapi terlepas dari kekurangan itu dia mampu menjawab dengan baik dari pertanyaan-pertanyaan dari penguji." Tambah ketua prodi yang berlatar belakang Ilmu Filsafat itu.


Dia juga berharap agar mahasiswa lain segera menyelesaikan tugas akademisnya.


"Saya harapkan yang belum ini supaya segera, saya harap itu karena beberapa judul sudah masuk dan kita terus memberikan motivasi teman-teman yang lain dan kalau bisa lebih baik daripada yang ujian hari ini. Saya harap yang lain kualitasnya jangan dibawah itu dan segera menyelesaikan." Harapnya.



Sementara Rahmayanti satu-satunya mahasiswa yang diuji mengaku bahagia bisa menyelesaikan studinya dengan cepat, dan berharap dirinya bisa menjadi motivasi mahasiswa lain. 


"Awalnya saya enggak yakin sih bakalan selesai dengan waktu yang cepat, soalnya kan waktu itu waktunya cuman tinggal 2 bulan aja kan otomatis bisa masih kerja perasaan-perasaan yang kayak gitu dan beberapa beban moral yang tentunya akan saya rasakan." Katanya.


"Semoga dengan ini kedepannya teman-teman saya juga akan melakukan yang terbaik karena masing-masing orang memiliki ujian yang berbeda-beda tentunya namun bagaimana kita kan mengatasi hal itu dengan survei dengan sebaik-baiknya." Harap mahasiswa asal Lombok tengah ini.(SH)